Bisnis Jatim

Sadarkan Pentingnya Pajak, Universitas Ciputra Gelar Literasi Keuangan dan Pajak

 Breaking News
  • Mudiani Terus Bergerak Blusukan ke Pelosok Bojonegoro, bisnisjatim.co – Caleg DPR RI, Dapil IX, Bojonegoro-Tuban, Mudiani terus bergerak mendekati masyarakat. Bertepatan dengan Debat Cawapres politisi asal PDI Perjuangan ini menggelar nonton bareng bersama para pendukungnya di...
  • Singgasana Surabaya Raih 3 Penghargaan di Festival Rujak Uleg Bisnisjatim.co -Dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke 726, Pemkot Surabaya kembali menggelar Festival Rujak Uleg pada hari Minggu, 17 Maret 2019 di kawasan Kya-Kya, Jl. Kembang Jepun...
  • Amar Bank Salurkan Pinjaman Dana 1 Triliun Bisnisjatim.co -Bank Berpredikat Sehat kategori Aset di bawah Rp 2 Triliun memberikan paparan mengenai layanan fintech untuk BPR dan BPR Syariah di Surabaya dalam rangka berbagi pengalaman mengembangkan Fintech in...
  • Siaran Pers: KAWASAN TIMUR; DESTINASI INVESTASI BARU KOTA SYDNEY Sejak kota Sydney dibangun pada tahun 1778, kawasan pinggiran timur Sydney adalah pinggiran kota yang paling awal dikembangkan dan merupakan kawasan bergengsi, dari pantai Bondi hingga Bellevue Hill, sehingga kita...
  • Warga Bekasi Makin Mudah Cari Info tentang SNI Bekasi, Bisnisjatim.co -Badan Standardisasi Nasional (BSN) meresmikan Kantor Layanan Teknis (KLT) di Bekasi, Jawa Barat, pada selasa (26/02/2019). Ini merupakan KLT yang ke-3, setelah pada tahun 2017, BSN meresmikan KLT...

Sadarkan Pentingnya Pajak, Universitas Ciputra Gelar Literasi Keuangan dan Pajak

Sadarkan Pentingnya Pajak, Universitas Ciputra Gelar Literasi Keuangan dan Pajak
February 26
17:33 2019

Surabaya, Bisnisjatim.co -Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang memiliki kontribusi sebesar 74,63% dari total penerimaan negara. Ironisnya, saat ini tingkat kepatuhan masyarakat Indonesia dalam membayar pajak masih rendah.

Universitas Ciputra melalui Prodi Akutansi Fakultas Manajemen dan Bisnis menggelar mini sharing yang bertajuk Literasi Keuangan dan Perpajakan bagi Pemilik Bisni di Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Minggu, (23/2/19).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada pemiliki usaha tentang pengelolaan keuangan dalam bisnis dan pelaporan pajak.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Maria Assumpta Evi Marlina, S.E., M.M., CMA., Eko Budi Santoso, S.E., M.Si., Ak., CA. Hendro Susanto, S.E., M.M. Dr. Timotius Febry Christian, S.T., M.T.

Pada sesi 1 (satu) dibawakan oleh Maria Assumpta Evi Marlina, S.E., M.M. menjelaskan tentang startegi bisnis dengan materi Takjub yang merupakan Tawakal, Jujur dan Tertib.

“sesi ini mengulas berwirausaha itu harus mengedapankan kewajiban pada Tuhan , jujur pada relasi Bisnis dan tertib pada hokum di Indonesia termasuk pembayaran pajak”. Ujar Maria.

Maria menambahkan bahwa membangun masyarakat sadar pajak ternyata tidak bisa instan. Literasi sadar pajak merupakan salah satu alternatif untuk mewujudkan masyarakat sadar pajak.

Pada sesi 2 (dua) dibawakan oleh Eko Budi Santoso, S.E., M.Si., Ak., CA. Hendro Susanto, S.E., M.M. Dr. Timotius Febry Christian, S.T., M.T. pada sesi ini dilakukan dengar pendapat tentang perpajakan selain itu dan sharing peserta tentang pengurusan dan pelaporan perpajakan.

Pada mini sharing ini dihadiri oleh 20 peserta dari pemilik usaha dikecamatan Driyorejo, kabupaten Gresik. Samsudin salah satu peserta menyatakan sangat senang dengan kegiatan seperti ini.

“Kami sangat senang dengan kegiatan sharing seperti ini jadi permasalahan kami tentang keuangan dan perpajakan bias kami tanyakan langsung pada dosen UC. Dan kalau bias ada di buat secara bertahap” ungkap Samsudin.

Pada kesempatan yang sama Eko Budi Santoso, S.E., M.Si., Ak., CA menyatakan harapan dari kegiatan ini masyarakat sadar pentingnya penataan dalam keuangan dan bisnis dan pajak.

“Literasi adalah kemampuan seseorang dalam membaca informasi, memahami informasi dan menindaklanjuti informasi melalui suatu keputusan yang berguna dalam hidup” tandas Eko.

Literasi sadar pajak adalah sebuah upaya meningkatkan daya cerna masyarakat terhadap pajak sehingga melahirkan kesadaran untuk menjadi orang bijaksana yang taat pajak.

“Selanjutnya kegiatan ini akan kami lakukan secara berkala pada masyarakat dan kami akan melakukan coaching bisnis dan pajak” tutup Eko. (*)

Related Articles