Bisnis Jatim

Gelombang 7 Meter Hilangkan Ratusan Jiwa

 Breaking News
  • Mudiani Terus Bergerak Blusukan ke Pelosok Bojonegoro, bisnisjatim.co – Caleg DPR RI, Dapil IX, Bojonegoro-Tuban, Mudiani terus bergerak mendekati masyarakat. Bertepatan dengan Debat Cawapres politisi asal PDI Perjuangan ini menggelar nonton bareng bersama para pendukungnya di...
  • Singgasana Surabaya Raih 3 Penghargaan di Festival Rujak Uleg Bisnisjatim.co -Dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke 726, Pemkot Surabaya kembali menggelar Festival Rujak Uleg pada hari Minggu, 17 Maret 2019 di kawasan Kya-Kya, Jl. Kembang Jepun...
  • Amar Bank Salurkan Pinjaman Dana 1 Triliun Bisnisjatim.co -Bank Berpredikat Sehat kategori Aset di bawah Rp 2 Triliun memberikan paparan mengenai layanan fintech untuk BPR dan BPR Syariah di Surabaya dalam rangka berbagi pengalaman mengembangkan Fintech in...
  • Siaran Pers: KAWASAN TIMUR; DESTINASI INVESTASI BARU KOTA SYDNEY Sejak kota Sydney dibangun pada tahun 1778, kawasan pinggiran timur Sydney adalah pinggiran kota yang paling awal dikembangkan dan merupakan kawasan bergengsi, dari pantai Bondi hingga Bellevue Hill, sehingga kita...
  • Warga Bekasi Makin Mudah Cari Info tentang SNI Bekasi, Bisnisjatim.co -Badan Standardisasi Nasional (BSN) meresmikan Kantor Layanan Teknis (KLT) di Bekasi, Jawa Barat, pada selasa (26/02/2019). Ini merupakan KLT yang ke-3, setelah pada tahun 2017, BSN meresmikan KLT...

Gelombang 7 Meter Hilangkan Ratusan Jiwa

Gelombang 7 Meter Hilangkan Ratusan Jiwa
December 23
18:06 2018

Jakarta, bisnisjatim.co -Ratusan wisatawan Tanjung Lesung, Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, diduga hilang diterjang gelombang pasang dan tsunami setinggi lima sampai tujuh meter yang terjadi Sabtu (22/12) malam.

“Kami melihat ratusan orang yang tengah mengadakan kegiatan hiburan menghilang diterjang gelombang pasang,” kata Nono, seorang wisatawan asal Bekasi saat ditemui di Kecamatan Panimbang, seperti dikutip dari Antara, Minggu (23/12).

Ratusan wisatawan itu, di antaranya dari karyawan PLN dan Kemenpora yang tengah menyelenggarakan hiburan dangdut. Saat itu, dirinya juga menyaksikan hiburan tersebut juga tergulung gelombang pasang. Beruntungnya, dirinya selamat setelah melarikan ke lokasi perbukitan.

“Kami hanya luka-luka bagian kaki dan tangan juga sudah dijahit oleh petugas Puskesmas Panimbang,” katanya.

Sariman, seorang warga Tanjung Lesung mengaku dirinya bersama anaknya tergulung ombak setinggi tujuh meter hingga mengakibatkan luka parah di sekujur tubuh. Saat ini, dirinya ditangani medis Puskesmas Panimbang.

“Kami beruntung setelah terjebak gelombang pasang itu berada di dalam rumah,” katanya.

Sumber: klik

Related Articles