Bisnis Jatim

Video: “Kucumbu Tubuh Indahku” Meraih Juara di Asia Pacific Screen Awards ke-12

 Breaking News
  • Siaran Pers: BPJS Kesehatan Surabaya Tambah Fasilitas Kesehatan Surabaya, bisnisjatim.co – Dalam meningkatkan dan meluaskan pelayanan pada peserta program JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Surabaya terus berupaya melakukan penambahan kerjasama dengan berbagai Fasilitas Kesehatan (faskes), maupun Optik sebagai pendukung...
  • Siaran Pers: Repnas Jatim Perkuat Suara UMKM Surabaya, bisnisjatim.co -Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Jawa Timur memperkuat suara kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai upaya memenangkan pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Pemilihan Presiden 2019. “Kami...
  • Siaran pers: Hush Puppies Adakan Campaign Roadshow Surabaya, bisnisjatim.co -Sebagai merek pakaian, tas, sepatu dan aksesoris ternama dari Amerika Serikat, hadir di Indonesia secara exclusive oleh PT Transmarco Asia untuk memenuhi kebutuhan akan gaya casual dengan kualitas...
  • Video: KAI Siapkan Kereta Natal Dan Tahun Baru PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 394 perjalanan KA masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 ini, terdiri atas 346 perjalanan kereta api reguler serta 48 perjalanan kereta api tambahan...
  • Ibis Budget Tetap Konsisten Dengan Budaya Indonesia Surabaya, Bisnisjatim.co -Terlihat para wanita memakai baju batik berada di dalam Warung Pati Ibis Budget HR Muhammad Surabaya. Pakaian itu ternyata sengaja untuk dikenakan menyambut hari jadi ke 1 Waroeng Pati....

Video: “Kucumbu Tubuh Indahku” Meraih Juara di Asia Pacific Screen Awards ke-12

December 04
23:10 2018

Bisnisjatim.co -Film terbaru karya Garin Nugroho, “Kucumbu Tubuh Indahku” memenangkan penghargaan Cultural Diversity Award under the patronage of UNESCO pada perhelatan Asia Pasific Screen Awards ke-12 di Brisbane, Australia.

Sebagai imbalannya, film ini akan diputar di UNESCO, Paris, Perancis, pertengahan bulan Desember mendatang. Berdasarkan keterangan pers yang diterima Bisnisjatim.co akhir bulan lalu.

Penghargaan dari APSA ini diberikan untuk kontribusi yang luar biasa terhadap promosi dan pelestarian keanekaragaman budaya melalui film.

Sebelum mendapat penghargaan dari APSA, beberapa bulan sebelumnya, Kucumbu Tubuh Indahku meraih penghargaan ‘Bisato D’Oro Award 2018 dari Venice Independent Film Critic pada awal bulan September, serta Best Film pada Festival Des 3 Continents, di Nantes, Perancis, pada pertengahan bulan November lalu.

Asia Pasific Screen Awards (APSA) selama dekade pertamanya telah melakukan program budaya internasional. APSA menghormati keunggulan sinematik dari 70 negara serta mengakui pembuatan film yang paling mencerminkan asal budayanya.

Film “Kucumbu Tubuh Indahku” mengikuti kisah perjalanan hidup Juno (Muhammad Khan), sejak kecil hingga dewasa menjadi penari, di sebuah desa di Jawa, yang terkenal sebagai desa penari lengger lanang–jenis tarian perempuan yang dibawakan penari laki-laki.

Kehidupan Juno kecil merupakan kehidupan yang mengalami peleburan tubuh maskulin dan feminin yang terbentuk alami dari kehidupan desa dan keluarganya. Perjalanan hidupnya selanjutnya adalah perjalanan kehidupan penuh trauma kekerasan tubuh.

Trauma kekerasan politik yang dialami Ayahnya menjadikan Juno hidup sendiri. Kehidupan masa kecil Juno serba sendiri di desa miskin menjadikan dirinya menjadi ibu dan bapak bagi kehidupannya.

Juno dalam kesendirian melihat banyak kekerasan yang muncul di sekitarnya. Trauma pertama terhadap kekerasan dialami ketika masuk dalam konflik memiliki tubuh dalam group tari lengger di desanya.

Kekerasan menjadikan tubuhnya harus berpindah dari satu desa ke desa lain. Perpindahan yang menjadikan Juno bertemu banyak sosok manusia dari Petinju hingga Maestro penari Reog.

Perpindahan ini menjadikan tubuhnya mengalami beragam trauma kekerasan, dari trauma sosial hingga trauma kekerasan politik. Sebuah perjalanan tubuh yang membawanya menemukan keindahan tubuhnya.

Awal Desember 2018, film Kucumbu Tubuh Indahku akan melaksanakan pemutaran perdananya di Indonesia pada perhelatan Jogja NETPAC Asian Film Festival 2018 pada tanggal 3 dan 4 Desember 2018. (*)

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment