Bisnis Jatim

CPNS Kediri Terkendala Jaringan

 Breaking News
  • Mudiani Terus Bergerak Blusukan ke Pelosok Bojonegoro, bisnisjatim.co – Caleg DPR RI, Dapil IX, Bojonegoro-Tuban, Mudiani terus bergerak mendekati masyarakat. Bertepatan dengan Debat Cawapres politisi asal PDI Perjuangan ini menggelar nonton bareng bersama para pendukungnya di...
  • Singgasana Surabaya Raih 3 Penghargaan di Festival Rujak Uleg Surabaya, Bisnisjatim.co -Dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke 726, Pemkot Surabaya kembali menggelar Festival Rujak Uleg pada hari Minggu, 17 Maret 2019 di kawasan Kya-Kya, Jl. Kembang...
  • Amar Bank Salurkan Pinjaman Dana 1 Triliun Bisnisjatim.co -Bank Berpredikat Sehat kategori Aset di bawah Rp 2 Triliun memberikan paparan mengenai layanan fintech untuk BPR dan BPR Syariah di Surabaya dalam rangka berbagi pengalaman mengembangkan Fintech in...
  • Siaran Pers: KAWASAN TIMUR; DESTINASI INVESTASI BARU KOTA SYDNEY Sejak kota Sydney dibangun pada tahun 1778, kawasan pinggiran timur Sydney adalah pinggiran kota yang paling awal dikembangkan dan merupakan kawasan bergengsi, dari pantai Bondi hingga Bellevue Hill, sehingga kita...
  • Warga Bekasi Makin Mudah Cari Info tentang SNI Bekasi, Bisnisjatim.co -Badan Standardisasi Nasional (BSN) meresmikan Kantor Layanan Teknis (KLT) di Bekasi, Jawa Barat, pada selasa (26/02/2019). Ini merupakan KLT yang ke-3, setelah pada tahun 2017, BSN meresmikan KLT...

CPNS Kediri Terkendala Jaringan

CPNS Kediri Terkendala Jaringan
October 30
08:33 2018

Kediri, bisnisjatim.co  – Panitia seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (PNS) menyesalkan jaringan komputer yang masih bermasalah dan belum terkoneksi semua, sehingga tes yang digelar di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terpaksa ditunda.

“Pada hari ini mundur, karena dari 390 baru terpasang 100. Untuk pelaksanaan terkendala di lapangan dan atas izin pimpinan BKN direstui hari ini kami ajukan mundur dari pelaksanaan,” kata Koordinator seleksi CPNS dari BKN di Kabupaten Kediri Harianto, di Kediri, Jumat (26/10/2018).

Pihaknya memang memutuskan dilakukan penundaan sebab dari vendor juga tidak bisa memberikan kepastian untuk jaringan komputer bisa diselesaikan hari ini. Nantinya, akan dilakukan penjadwalan ulang dan dilakukan masing-masing pemerintah daerah terkait.

Sebenarnya, kata dia, jumlah komputer yang tersedia untuk tes tersebut mencukupi, yakni 390 unit ditambah dengan 10 unit, sehingga total ada 400 unit. Namun, karena jaringan yang belum terkoneksi semua akhirnya ujian tidak bisa dilakukan. Hal itu dilakukan, sebab ujian memanfaatkan komputer.

“Semua tergantung vendor, kami sudah tegaskan bisa malam ini sudah siap untuk pengerjaan, tapi juga kesanggupan dan itu dibuktikan dengan hasil. Kami upayakan tidak tunda lagi. Dan itu sebenarnya di luar kami, ketika dipaksakan penyelesaian juga tidak bisa dipastikan. Tapi, dari vendor tetap ada kesanggupan,” kata dia.

Pihaknya kini juga membuat berita acara sekaligus meminta pernyataan dari vendor terkait dengan penundaan tersebut. Hal itu sebagai bukti bahwa kendala teknis terjadi oleh pihak vendor.

Sementara itu, akibat tes yang tertunda menyebabkan calon peserta tes menjadi kecewa. Salah satunya adalah Siska, asal Krian, Kabupaten Sidoarjo. Pelamar tenaga keperawatan itu kecewa ujian tidak jadi diselenggarakan, padahal tempat tinggalnya cukup jauh.

“Tes nya ditunda hingga batas waktu tidak ditentukan, jadi terpaksa harus pulang lagi,” ucap Siska.

Pelaksana Tugas Kepala BKD Kabupaten Kediri Sukadi menyebut jumlah peserta tes yang digelar di area Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri ini mencapai 1.170 orang.

Para peserta juga dari berbagai daerah dan bukan hanya dari Kediri. Rencananya, kegiatan tes akan digelar selama tiga hari, dan untuk hari pertama ada tiga sesi di mana setiap sesi diikuti 390 peserta. Di Kabupaten Kediri, pemda juga membuka untuk 490 formasi yang didominasi tenaga keperawatan dan guru.

“Kami dari pemerintah daerah sifatnya hanya membantu pelaksanaan. Kami siapkan bagian registrasi peserta, sedangkan untuk pelaksanaan tes dan perangkat menjadi wewenang BKN bekerjasama dengan vendor,” ujar dia. (ant)

Related Articles