Rote, bisnisjatim.co -Alam Indonesia memang sangat luas, selain tempat-tempat yang terkenal di Jawa, Bali dan Sumatera, masih bayak tempat indah lainnya yang belum terungkap. Kata siapa Laut Mati hanya ada di Timur Tengah saja, karena di Nusa Tenggara Timur (NTT) juga ada.

Wajar, karena keberadaan Laut Mati di Rote saat ini belum banyak diketahui orang-orang lantaran lokasinya lumayan tersembunyi di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dilansir dari wisata nttprov (5/12/2017), laut matinya Indonesia ini berada di Desa Sotimori, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Orang-orang lokal menyebut jika laut mati ini bernama Danau Laut Mati Sotimori.

panoramio.com

Lokasinya berada di timur Pulau Rote dan berjarak sekitar 65 kilometer dari Kota Ba’a Ibukota Rote Ndao. Butuh waktu sekitar 90 menit perjalanan dengan sepeda motor untuk mencapai lokasi ini, dengan kondisi jalan cukup mulus dan pemandangan hutan lebat dan padang savana sekali-sekali. Tidak ada angkutan umum yang akan mengantarkan ke sini, karena masih jarang wisatawan yang datang.

Kendati demikian, bukan berarti tempat ini biasa-biasa saja, justru karena belum banyak diketahui orang, laut mati ini masih sangat alami. Hanya sepi yang ada ketika kita sampai di sini. Tidak jauh berbeda dengan Laut Mati di Timur Tengah, lantaran kandungan garam di sini lebih tinggi dari laut umumnya, Ini terjadi karena laut ini terkurung daratan selama ratusan tahun sehingga tidak ada aliran air laut.

Laut mati ini juga memiliki pantai, namun bukan pasir, melainkan cangkang kerang dan keong yang banyak berserak di bibir pantainya. Yang unik, kendati memiliki kadar garam tinggi, justru laut mati ini menjadi habitat ikan mujair yang banyak hidup di sini, karena dasar lautnya merupakan air tawar. Belum ada penelitian lebih jauh kenapa ada perbedaan air di laut mati ini.

sportourism.com

Jika pemerintah setempat giat mempromosikan tempat ini, sebetulnya laut mati ini memiliki potensi yang luar biasa. Karena kita tahu selama ini Laut Mati hanya ada di Timur Tengah, dan tidak tahu ada di Pulau Rote. Hal ini juga diakui oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Marius Ardu Jelamu.

Dia mengatakan, sebetulnya tempat ini memiliki daya tarik, hanya saja promosi kurang sehingga sebagian besar wisatawan lebih memilih untuk datang ke pulau Komodo maupun Labuan Bajo. Bisa dibilang kata dia, saking sedikitnya wisatawan yang datang, karena 99 persen orang Indonesia tidak tahu keberadaan laut mati ini.

Selain memiliki pemandangan indah, di tempat ini juga disediakan perahu jika ingin mengelilingi pulau-pulau di laut mati ini. Wisatawan juga bisa berenang karena dipercaya kandungan garam di laut mati ini memiliki khasiat baik untuk kulit. (Politiklime/us)