Bisnis Jatim

RAPAT KOORDINASI UNIT LAYANAN PENGADAAN KEMENTERIANI LEMBAGA

 Breaking News
  • Mudiani Terus Bergerak Blusukan ke Pelosok Bojonegoro, bisnisjatim.co – Caleg DPR RI, Dapil IX, Bojonegoro-Tuban, Mudiani terus bergerak mendekati masyarakat. Bertepatan dengan Debat Cawapres politisi asal PDI Perjuangan ini menggelar nonton bareng bersama para pendukungnya di...
  • Singgasana Surabaya Raih 3 Penghargaan di Festival Rujak Uleg Bisnisjatim.co -Dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke 726, Pemkot Surabaya kembali menggelar Festival Rujak Uleg pada hari Minggu, 17 Maret 2019 di kawasan Kya-Kya, Jl. Kembang Jepun...
  • Amar Bank Salurkan Pinjaman Dana 1 Triliun Bisnisjatim.co -Bank Berpredikat Sehat kategori Aset di bawah Rp 2 Triliun memberikan paparan mengenai layanan fintech untuk BPR dan BPR Syariah di Surabaya dalam rangka berbagi pengalaman mengembangkan Fintech in...
  • Siaran Pers: KAWASAN TIMUR; DESTINASI INVESTASI BARU KOTA SYDNEY Sejak kota Sydney dibangun pada tahun 1778, kawasan pinggiran timur Sydney adalah pinggiran kota yang paling awal dikembangkan dan merupakan kawasan bergengsi, dari pantai Bondi hingga Bellevue Hill, sehingga kita...
  • Warga Bekasi Makin Mudah Cari Info tentang SNI Bekasi, Bisnisjatim.co -Badan Standardisasi Nasional (BSN) meresmikan Kantor Layanan Teknis (KLT) di Bekasi, Jawa Barat, pada selasa (26/02/2019). Ini merupakan KLT yang ke-3, setelah pada tahun 2017, BSN meresmikan KLT...

RAPAT KOORDINASI UNIT LAYANAN PENGADAAN KEMENTERIANI LEMBAGA

RAPAT KOORDINASI UNIT LAYANAN PENGADAAN KEMENTERIANI LEMBAGA
July 14
16:09 2017
Surabaya, bisnisjatim.co – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah mengadakan Rapat Koordinasi Unit Layanan Pengadaan (Rakor ULP) bertajuk “ULP Permanen Struktural sebagai Pusat Keunggulan (Center of Excellent) Pengadaan BaranglJasa Pemerintah”, Kamis (13/07), di Surabaya. Rakor ULP ini merupakan forum resmi bagi insan pengadaan di lingkungan kementerian dan Iembaga untuk berbagi informasi, melakukan penyamaan persepsi, dan berbagi pengalaman dalam pembentukan ULP yang permanen dan struktural.
Sejalan dengan reformasi pengadaan yang tengah dilakukan LKPP, pengembangan kelembagaan dan organisasi di bidang pengadaan, berupa pembentukan ULP yang permanen dan struktural telah memberikan dampak yang signiflkan terhadap independensi pelaksanaan pengadaan.Pasa|nya, pembentukan ULP yang permanen dan struktural ben’mplikasi terhadap pemenuhan dan penempatan SDM yang profesionaldan berintegritas.
Di samping itu, pengembangan ULP yang struktural dan permanen pun meningkatkan persentase penerapan end to end dalam proses pengadaan.Hal ini berarti proses pengadaan dilakukan melalui proses perencanaan yang matang hingga pemanfaatan aset.
Berdasarkan data yang dihimpun LKPP-dari 83 ULP yang tersebar di lingkungan kementerian dan lembaga(K/L)22 K/L yang memiliki ULP permanen melekat, sementara itu, 61 ULP berbentuk adhoc.
Untuk mencapai sasaran pengembangan ULP sebagai “Centers for Procurement Excellence”, pada 2016 Ialu, ULP Kementerian Keuangan dan beberapa ULP lain juga telah menandatangani MoU untuk berpartisipasi sebagai ULP percontohan dalam Proyek Modernisasi PengadaanDi samping itu, LKPP pun telah menetapkan empat unsur organisasi sebagai fokus pengembangan ULP yang mencakup, unsur manajemen, institusi, SDM, dan operasional.
“Sebagai Pusat Pengadaan Unggulan, minimal terjadi proses intemalisasi, baik pengetahuan, kecakapan, sikap kerja, dan sebagainya. Kemudian setelah terjadi proses internalisasi, juga ada keberlanjutan: diteruskan sendiri. Yang ketiga menularkan, tidak hanya dimanfaatkan oleh unitnya sendiri tidak hanya di daerahnya sendiri, tapi mengajak ser’ta kementerian lembaga atau daerah lain untuk turut serta,” ujar Kepala LKPP Agus Prabowo.
Pentingnya penguatan kelembagaan ULP dalam melayani kebutuhan pengadaan barang/jasa pemerintah, erat kaitannya dengan efisiensi belanja negara untuk mendukung pelaksanaan pengadaan sehingga belanja publik yang efektif dan efisien dapat terwujud. (Mel)

Related Articles