Bisnis Jatim

ARTIKEL: Diperkenalkan Sunan Kalijaga, Ternyata Ketupat Adalah Singkatan

 Breaking News
  • Mudiani Terus Bergerak Blusukan ke Pelosok Bojonegoro, bisnisjatim.co – Caleg DPR RI, Dapil IX, Bojonegoro-Tuban, Mudiani terus bergerak mendekati masyarakat. Bertepatan dengan Debat Cawapres politisi asal PDI Perjuangan ini menggelar nonton bareng bersama para pendukungnya di...
  • Singgasana Surabaya Raih 3 Penghargaan di Festival Rujak Uleg Surabaya, Bisnisjatim.co -Dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke 726, Pemkot Surabaya kembali menggelar Festival Rujak Uleg pada hari Minggu, 17 Maret 2019 di kawasan Kya-Kya, Jl. Kembang...
  • Amar Bank Salurkan Pinjaman Dana 1 Triliun Bisnisjatim.co -Bank Berpredikat Sehat kategori Aset di bawah Rp 2 Triliun memberikan paparan mengenai layanan fintech untuk BPR dan BPR Syariah di Surabaya dalam rangka berbagi pengalaman mengembangkan Fintech in...
  • Siaran Pers: KAWASAN TIMUR; DESTINASI INVESTASI BARU KOTA SYDNEY Sejak kota Sydney dibangun pada tahun 1778, kawasan pinggiran timur Sydney adalah pinggiran kota yang paling awal dikembangkan dan merupakan kawasan bergengsi, dari pantai Bondi hingga Bellevue Hill, sehingga kita...
  • Warga Bekasi Makin Mudah Cari Info tentang SNI Bekasi, Bisnisjatim.co -Badan Standardisasi Nasional (BSN) meresmikan Kantor Layanan Teknis (KLT) di Bekasi, Jawa Barat, pada selasa (26/02/2019). Ini merupakan KLT yang ke-3, setelah pada tahun 2017, BSN meresmikan KLT...

ARTIKEL: Diperkenalkan Sunan Kalijaga, Ternyata Ketupat Adalah Singkatan

ARTIKEL: Diperkenalkan Sunan Kalijaga, Ternyata Ketupat Adalah Singkatan
June 29
09:43 2017

PADA hari raya Idulfitri, tidak lengkap rasanya jika Anda tidak menyediakan ketupat sebagai makanan hidangan. Ketupat merupakan salah satu panganan khas saat Lebaran dan biasanya disajikan dengan opor ayam maupun hidangan bersantan lainnyaKetupat atau yang dalam tradisi Sunda dan Jawa diesebut kupat sangat identik dengan Idulfitri meski kadang pula diasosiasikan dengan perayaan Iduladha. Di mana ada ucapan selamat Idulfitri, hampir bisa dipastikan tertera gambar ketupat.

Penyajian ketupat pada hari raya ternyata menyimpan banyak makna.Adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan masyarakat Jawa dengan ketupat. Sunan Kalijaga membudayakan pelaksanaan 2 meomen waktu yang disebut bakda yaitu bakda Lebaran dan bakda kupat. Radio PRFM menyebut, bakda kupat dimulai sepekan sesudah Lebaran. Pada hari yang disebut bakda kupat tersebut, di tanah Jawa waktu itu, hampir di setiap rumah terlihat orang sedang menganyam ketupat dari daun kelapa muda.

Setelah selesai dianyam, ketupat diisi beras kemudian dimasak. Ketupat tersebut lantas diantarkan kepada kerabat yang lebih tua sebagai lambang kebersamaan.Dalam filosofi Jawa, ketupat Lebaran bukanlah sekadar hidangan khas hari raya. Ketupat memiliki makna khusus. Ketupat merupakan kependekan dari ’ngaku lepat dan laku papat’.
’Ngaku lepat’ artinya mengakui kesalahan dan ’laku papat’ artinya empat tindakan. Selain itu, ketupat juga memiliki filosofi lainnya yaitu:

1. Mencerminkan beragam kesalahan manusia

Hal itu bisa terlihat dari rumitnya bungkusan atau anyaman ketupat.

2. Kesucian hati

Setelah ketupat dibuka, akan terlihat nasi putih. Hal itu mencerminkan kebersihan dan kesucian hati setelah memohon ampunan dari segala kesalahan.

3. Mencerminkan kesempurnaan

Bentuk ketupat begitu sempurna dan hal itu dihubungkan dengan kemenangan umat Islam setelah sebulan lamanya berpuasa Ramadan dan akhirnya merayakan Idulfitri.

4. Simbol permohonan maaf

Karena ketupat biasanya dihidangkan dengan lauk yang bersantan, dalam pantun Jawa kadang disebutka “kupa santen“ yang artinya ’Kulo lepat nyuwun ngapunten (Saya salah mohon maaf).Itulah makna serta filosofi dari ketupat. Betapa besar peran para wali dalam memperkenalkan agama Islam dengan menumbuhkembangkan tradisi budaya sekitar seperti tradisi Lebaran dan hidangan ketupat yang telah mengakar hingga saat ini.

 

Sumber: Yusuf Wijanarko (admin)

Related Articles